peluang-bisnis-anak-muda-2017

Peluang Bisnis Paling Kekinian untuk Anak Muda #2017

2017 adalah tahun yang unik, karena pada tahun ini jurang offline & online makin sempit, istilah Internet Marketing sudah mulai bergeser ke Digital Marketing, model bisnis baru bermunculan sedangkan yang lama mulai kelihatan usang.

Ya.. Itulah dinamika bisnis, dinamika hidup.

Sebenarnya saya ingin menulis artikel ini dari tahun lalu, karena seperti biasanya, saya selalu mencari peluang baru, ide baru, pokoknya yang baru-baru.

That’s how my brain works, always looking for something new. #InstingBanget

Jadi, setelah browsing sana-sini, ngobrol sana-sini, akhirnya ini adalah beberapa model bisnis yang MENURUT SAYA akan makin berkibar di tahun 2017.

1. DROPSHIPPING.

apakah-model-bisnis-dropshipping-masih-bagus-di-tahun-2017

Salah satu syarat untuk menjadi seorang #PengangguranTerselubung adalah, tidak punya pekerjaan formal tetapi tetap punya penghasilan, atau active income. Dan model bisnis dropshipping adalah model bisnis yang paling mudah, murah, dan bisa dimulai dengan modal yang relatif kecil.
Mengapa dropshipping? Simplenya begini..

MODALnya kecil, tidak ada bisnis yang tidak pakai modal, tetapi dengan sistem dropship, anda hanya perlu investasi budget di satu hal, yaitu IKLAN atau pemasaran. Anda hanya perlu fokus mengasah skill marketing anda, tidak perlu capek dan repot mikirin produksi dan bikin produk.

Mudah DIPELAJARI, sudah banyak banget suhu dan mastah yang membahas teknis dropshipping ini. Bahkan beberapa supplier dan produsen ada yang bikin kelas khusus untuk dropshipper mereka. Asal mau belajar, pasti bisa.

PUTARAN cepat, nah ini penting banget untuk yang modalnya terbatas, asal risetnya produknya bener, modal 10rb/hari bisa untung 100-1000% atau profit 100rb. Berbeda dengan affiliate yang kadang harus nunggu beberapa hari dulu baru komisi cair, atau reseller yang harus stok produk dulu sebelum jualan. Intinya, cashflow cepat, bisnis hebat, gitu aja deh.

Ini adalah bisnis yang sangat disarankan untuk dijalani oleh anda yang masih muda, berstatus mahasiswa, atau pengangguran sementara sambil menunggu panggilan kerja. Bisa juga dilakukan oleh pekerja kantoran dan ibu-ibu rumah tangga.

Tips dari saya untuk yang tertarik di model dropshipping ini adalah, MULAI BIKIN BRANDING dari sekarang. Entah itu dengan site/blog, fanspage, atau akun IG. Lalu cobalah untuk SETIA PADA MARKET, bukan pada produk. Layani market anda sepenuh hati, karena mereka yang akan membuat bisnis anda bertahan sepanjang umur

Fokus pada melayani market atau audience anda, ciptakan Customer Experience yang membuat mereka tidak akan berpindah ke lain hati.

 

2. BLOGGING/VLOGGING.

passive-income-dari-blogging-dan-vlogging

Ini oldschool banget, tapi kadang yang ‘oldschool never dies’. Pada dasarnya blogging (atau yang sekarang lagi ngetren: vlogging) adalah channel untuk menyampaikan konten kepada audience.

Kalau pada akhirnya ada yang mendapat uang dari aktifitas blogging/vlogging, itu biasanya adalah AKIBAT dari ketekunan mereka melayani market.

Makin kesini, makin kerasa kalau kualitas konten yang pada akhirnya memenangkan hati pemirsa. Karena attention span orang jaman sekarang makin pendek, sehingga audience harus memilih untuk membaca/menonton apa di waktu senggangnya.

Sejalan dengan pendapat om Ilham Taufiq (Owner NicheMarketMastery.net) yang menggembar-gemborkan content marketing, aktifitas blogging/vlogging sudah seharusnya menjadi bagian dari strategi bisnis.

Kalaupun anda ingin mencari uang melalui blogging/vlogging, saran saya: Don’t expect it to be easy.

Karena sekarang bukan tahun 2007 dimana anda bikin artikel, langsung nangkring di pejwan Google dan meraup dollar dari Adsense dengan mudah. Setidaknya, untuk orang awam seperti saya, kayaknya susah banget buat bertarung melawan SEO web authority yang sudah bertahun tahun merajai halaman pencarian Google.

Mereka yang sukses di dunia blog/vlog adalah yang menginvestasikan waktu 1-2 tahun untuk membuat konten yang bisa dinikmati audience-nya.

Mereka menulis ratusan artikel berkualitas, mereka mengupload puluhan video original. Saya tahu perjuangan mereka berat. Tapi saya yakin mereka senang karena kerja keras mereka dari 1-2 tahun lalu, tahun ini akan terbayar.

They own the self-published media, it’s now their time to rake the money!

Yang saya tahu, blogging/vlogging adalah cara terbaik mendapatkan Passive Income, tanpa harus ikut Arisan Berantai.

 

03. FREELANCING.

bisnis-freelance-solusi-pekerja-milenial-2017

Gaung bisnis freelance memang sudah lama terdengar, dan banyak yang berdebat apakah freelance itu adalah pekerjaan, atau bisnis. Tapi menurut saya, freelance itu adalah job yang berpotensi menjadi bisnis yang berkesinambungan karena mereka menjual JASA.

Makin kesini, makin banyak jasa yang bisa dijual melalui internet. Kalau dulu freelancers cuma bisa jual jasa design, SEO atau bikin web, sekarang mereka bisa jual jasa bikin toko online, landing pages, nulis artikel, product photography, food photography, aerial videography, mobile barbershop, jasa titip-beli, delivery online bahkan jasa jadi pacar dadakan.

Kuncinya adalah; kreativitas!

Kalau anda bingung mau buka jasa apa, coba aja main main ke fiverr.com dan habiskan waktu 5 jam untuk riset disana, saya yakin tiba-tiba anda bisa dapat ide segar yang bisa dibisniskan disini.

Untuk memulai bisnis freelance yang tak lekang oleh saingan, kembali lagi anda harus mulai memikirkan Strategi Branding. Dan setidaknya, milikilah satu web portofolio sebagai ‘kartu nama digital’ anda, jangan pelit-pelit amat, bro!

Freelance itu adalah jenis pekerjaan yang tidak mengenal tempat dan waktu. Ya… Anda harus bekerja kapan saja dimana saja.

 

04. SOCIAL MEDIA RELATED BUSINESS.

Social media refers to interaction among people in which they create, share, and/or exchange information and ideas in virtual communities and networks

Social media, dunia yang tidak pernah ada sebelumnya, dimana kita menghabiskan seperempat jatah hidup kita di dalamnya. Bahkan pemakaman kita pun bisa jadi di live-streaming-kan lewat FB live atau IG story nantinya, dengan sahabat yang menangis sesegukan di ujung bumi sana…
But, it’s happening… People DO lives in social media!

Yang berarti, pepatah minang berlaku disini.

Dima ado simpang, disinan awak berdagang.

Terjemahan bebasnya adalah, dimana ada keramaian, disitu ada bisnis yang bisa dibuka.

Sebagai pengguna sosial media, kalau anda jeli, anda pasti merasa akhir-akhir ini sering dijejali jualan. Bahkan ada yang bilang, kalau anda sebagai pengguna social media TIDAK MEMBAYAR, berarti (data) anda itulah sebenarnya PRODUK yang sedang dijual (oleh Facebook atau Google).

Lalu bagaimana memanfaatkan social media ini untuk ambil bagian di jihad ekonomi demi memakmurkan bangsa?

Mulailah jualan. Minimal anda bisa menjadi endorser bagi produk-produk yang anda yakini manfaatnya.

Mulai sekarang, buatlah akun social media (IG, FB, PATH) yang melayani satu market/niche. Rawat dengan konsisten. Dan setelah mempunyai puluhan ribu followers. Anda bisa mulai jualan.

Simple banget. Saking simplenya sampai dianggap remeh. Padahal menjadi buzzer itu adalah bisnis yang legit sekali. Sekali endorse produk cukup buat makan seminggu untuk anak kos.

Tips dari saya, ternaklah akun IG, TWITTER, FB dari sekarang, minimal tujuannya buat jualan, kalaupun nanti saatnya tiba untuk CyberWar, kita bisa convert akun-akun tersebut menjadi digital army.

The real battle is in the mind. And social media is the front-line battlefield for your products.

05. NARSIS RELATED BUSINESS.

bisnis-berhubungan-dengan-narsis
Gambar milik mbak Andreanyta Erni – https://travel.idntimes.com/destination/erny/kawasan-wisata-air-di-umbul-ponggok

 

Finally, welcome to the best business model of the year 2017!

Pernah denger nasehat bisnis yang berbunyi; “90% Bisnis Tutup di Tahun Pertama?”

Saya yakin anda pernah, dan dengan ragu-ragu, anda berusaha membuktikan bahwa hukum itu tidak berlaku untuk bisnis yang sedang anda mulai.

Dan setelah setahun berlalu, kutukan itu terbukti. Bisnis anda tutup. Lalu anda mulai bertanya-tanya. “mengapa bisa begitu?”

Saya tidak tahu jawaban persisnya, tetapi saya punya solusi untuk masalah tersebut.

Solusinya adalah, tutuplah bisnis anda di bulan ke 11, atau bulan ke 6, atau bahkan bulan ke 3!

Ya, karena sekarang ini adalah masa dimana lifecycle sebuah bisnis atau produk sangat pendek. Jadi daripada anda berfokus pada bagaimana mempertahankan bisnis agar melewati tahun pertama, lebih baik anda fokus pada bagaimana menutup bisnis secepatnya dan menghasilkan uang sebanyak-banyaknya.

Menurut saya, hal ini berkaitan dengan budaya narsis yang makin menyebar seperti virus sampai tingkat dusun di kebun sawit di Lubuklinggau atau Kalimantan sana.

Ingat demam kaos “My Trip My Adventure?”

Saya punya sepupu yang kuliah di Yogyakarta dan dengan bangganya pulang kampung saat lebaran tahun 2015. Lalu pada pertengahan tahun berikutnya, dia bilang; “Saya malu pakai kaos ini, udah jadi kayak anak alay

Lalu ada lagi kaos “Turn Back Crime”, Celana Polisi Ganteng, Jaket Bomber Jokowi dan sebagainya. Belum lagi di industri makanan baik produk maupun tempat makan, atau tempat wisata.

Kalau anda punya produk atau bisnis yang cepet naik dan cepet turun. Bisa jadi anda sudah memasuki ranah Narsis Related Business.

Ini yang disebut oleh salah satu mastah underground dengan market FOMO (Fear Of Missing Out), yaitu orang-orang yang tidak mau dibilang so yesterday, harus selalu update, kekinian.

Mereka akan bayar berapapun untuk mempertahankan eksistensi mereka di dunia maya. Mereka rela bayar mahal untuk selfie dengan produk yang lagi hot, atau makan di cafe yang lagi booming di kotanya.

Tapi setelah itu, mereka tidak repeat order, mereka tidak kembali lagi untuk makan. Mereka tidak membeli rasa, mereka hanya mampir untuk foto-foto.

Bisa dibilang, sebenarnya anda cuma perlu menciptakan bisnis/produk yang membuat penasaran orang, lalu dengan perlahan menjadikannya viral dan happening di social media. Sehingga dengan sendirinya semua orang ingin membeli produk anda.

Sudah ada gambaran belum? Oke deh, saya coba beri beberapa contoh saja ya…

Pernah dengar makanan Seblak? Bagaimana dengan Seblak Mommy atau Seblak Samyang?

Buat yang belum tahu, seblak itu adalah makanan khas Bandung, sejenis makanan ringan berkuah seperti bakso, soto, dan miso gitu lah.

Nah, apa jadinya kalau seblak ini dikemas dengan lebih ciamik?

Jadinya ya… Seblak Mommy.

seblak-mommy-bisnis-unik-dari-bandung

Dan dari data yang saya dapat selama 2 bulan mencoba jualan makanan unik seperti ini, hasilnya lumayan. Padahal saya cuma dropshipper iseng-iseng lho ya.

Bagaimana kalau sebagai dropshipper saja, sudah bisa menjual 4,3 ribu pcs? Apalagi kalau anda produsennya. Ngeri banget kan?

salah-satu-reseller-seblak-mommy-yang-sukses

Dan produk makanan seperti ini mulai banyak banget bermunculan sekarang, sebut saja Cireng Salju, FCk, Chocohut, Zanana, Mak Icih, dan banyak lagi.

Di ranah tempat wisata, lebih gila lagi, meski gaungnya tidak seramai industri makanan.

Dan ini adalah BISNIS BESAR di tahun 2017

IF… You have the capital, right tools, right ideas, and meet the right person.

Pertanyaannya berikutnya adalah… HOW?

Kalau anda berminat mengenal model bisnis Narsis Related Business ini, silahkan tinggalkan komentar, saya akan pertimbangkan untuk membahasnya lebih dalam kapan-kapan.

Dan kalau anda sedang menjalani model bisnis seperti ini dan ingin ngobrol lebih jauh, bisa WA saya di 081.3739.40400. Tapi cuma ngobrol lho ya, tidak ada komitmen apa-apa.

Biar saya tahu anda serius, sebut kata kuncinya: #NgobrolDigitalMarketing

That’s all.. Semoga artikel pendek ini memberikan sedikit gambaran apa yang bakal booming di tahun 2017. Kalau anda, pilih model bisnis yang mana? Kenapa?

 

4 thoughts on “Peluang Bisnis Paling Kekinian untuk Anak Muda #2017

Leave a Reply